Tentang Remaja

Mengasuh anak itu bukan perkara mudah

Tantangannya berbeda ketika mereka beranjak remaja

Banyak loncatan emosi yang kita harus siap menghadapinya

Menyiapkan batin kita untuk menerima dia dengan segala kegalauan batinnya

 

Mungkin bukan dia yang belum siap

Tapi kita orangtuanya

Belum siap berinteraksi dengan remaja

 

Kami cukup beruntung,

Menemani anakku memasuki masa remaja di Australia

Bukan soal negaranya

Tapi disini kami memiliki interaksi keluarga yang cukup baik dibanding saat saya masih di Indonesia

Kita memiliki cukup banyak waktu bersama

Kita tinggal hanya berlima

Kita saling memiliki

 

Kami sebagai orangtua hanya perlu terus membersamainya

Berdiskusi dengannya

Membuatnya merasa aman untuk berbicara dengan orangtuanya

Memberikannya ruang

Memberikannya waktu

 

Allah, bimbinglah kami..

Allah, bimbinglah kami..

 

31 Mei 2023

Di office, setelah menghela napas

melewati pagi yang agak tegang

Menikmati secangkir kopi dan roti

Mensyukuri hari ini

 

 

read more...

Hello My Blog!

Lama yaa ngga posting disini..

Lucu juga melihat perubahan isi tulisan saya dari waktu ke waktu

Mudah-mudahan kedepannya saya bisa rajin menulis lagi,
terlalu banyak hikmah yang terlewat saya tuliskan dari hidup saya belakangan ini
dan saya ngga pernah tau apakah dengan saya tuliskan akan sedikit banyak bermanfaat bagi siapapun yang baca.

See you in the next post!

Di pojokan office, Cliffton St, Perth

read more...

3 Anak Laki-laki



لِّـلّٰـهِ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ  ۗ  يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ  ۗ  يَهَبُ لِمَنْ يَّشَآءُ اِنَاثًا وَّيَهَبُ لِمَنْ يَّشَآءُ الذُّكُوْرَ  
"Milik Allahlah kerajaan langit dan bumi; Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki,"
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 49)

Sudah selesai putaran pikiran saya tentang jenis kelamin anak,
sesederhana saya memahami bahwa ini murni kehendak Allah.

Ketika ini sepenuhnya kehendakNya, maka bersiaplah dengan rencanaNya.
Saya sungguh exciting menunggu apa yang sedang Allah persiapkan dengan menitipkan 3 orang anak laki-laki dari rahim ini.
Bismillah :)
read more...

Waktu

Waktu, berhentilah..

Terlalu banyak kau terbuang sia-sia
Berhentilah, berikan aku kesempatan memahami dunia..

Sesungguhnya, yang kutahu hanya dengan mentadabburi ayatNya, tuk pahami hidup ini

Setiap manusia disibukkan dengan urusannya yang panjang
Dan terlelap di sepenuh malam
Tanpa ingat,
Awan terus bergerak
Bumi terus berputar,
Rasio amal dan waktu berjalan

Lakukanlah dari yang sederhana,
yang bermakna,
yang berguna..
read more...

Peran SIBUK apa yang ingin kau jalani?

Ya Allah

Terima kasih atas hidup ini
Saya tidak ingin menjalani hidup dengan santai,
karena ini begitu singkat..

Terlalu banyak amal kebaikan yang saya sia-siakan
Saya akan memilih, merencanakan, menghayati, dan bekerja sesuai dengan peran yang saya pilih.. dan tentunya, Engkau tetapkan

Peran bukan berarti profesi...
Tapi juga bukan berarti tanpa terikat dengan profesi, saya berhak hidup santai..

SIBUK-lah dengan tujuan penciptaanmu di dunia!
Berpeluh-peluh menjalankan peranmu
Ini ibadah, jangan mengeluh!


Tulisan ini dibuat setelah mengantar Fahmi ke sekolah. Di perjalanan, saya banyak melihat hal-hal yang sepatutnya membuat saya lebih bersyukur akan hidup. Diantaranya:

  • Pasien puskesmas di angkot yang sangat tidak terurus
  • Kakek-kakek yang tetap harus berjualan untuk menyambung hidupnya
  • Pasien muda yang mukanya menghitam efek transfusi
  • Seorang ayah yang baru saja kehilangan anak perempuan satu-satunya (anak IC)
  • Pegawai daycare yang tetap ceria setiap hari
  • Pegawai MPASI yang setiap hari men-support selalu usaha yang sedang saya jalankan

Saya akan selalu berusaha mengisi peran sibuk saya setiap harinya,
bismillah
read more...

Peta kekuatan keluarga Fahmi (Sofa-Hilmi)

Disusun saat mengikuti program matrikulasi Institut Ibu Profesional (1 Juni 2017)
read more...

Untuk “Kakak” di masa lalu, “Suami” di masa kini, dan “Ayah” dari anak-anak



Rencana Allah-lah segalanya. Ketika Dia mempertemukan kita dalam suatu rangkaian peristiwa-peristiwa, kemiripan-kemiripan cara berpikir, dan visi yang sama. Allah membalut dengan sempurna ketertarikan kita dalam pengembangan ilmu yang sangat spesifik, kedokteran islam.

Kemampuanmu menerjemahkan sebuah konsep rumit menjadi mudah, dengan muatan dakwah yang kuat, membuat saya yakin: saya bertemu orang yang tepat. Betapa besar mimpi saya di bidang dakwah kedokteran. Bertahun-tahun saya bergelut di bidang ini, belum pernah saya temukan konsep yang komprehensif.

Qadarullah, kita dipertemukan di suatu moment istimewa. Berlanjut dengan ceritamu tentang konsep kedokteran islam (yang selama ini saya cari-cari bentuknya!). Tidak tanggung-tanggung, buku panduannya pun telah kau buat di saat kau masih duduk di bangku kuliah. Saya menyadari, kita sama-sama bermimpi membantu pendidikan kedokteran yang dapat mencetak dokter yang memiliki pemahaman keislaman yang utuh. Demi kemaslahatan yang jauh lebih banyak.

Pernikahan menyatukan kita. Saya pun terus berdoa, agar dari rumah kami Allah jadikan banyak karya-karya dakwah. Kami menyatukan visi, menyadari misi, dan membuat strategi. Kalau bukan karena ibadah, dakwah, dan manfaat tentu tidaklah Dia menciptakan kami. Segala aktivitas-pun kau arahkan agar selalu dalam rangka memenuhi visi kami: matang secara spiritual, berkembang secara intelektual, berkontribusi secara sosial, dan aman secara finansial. Sedikit demi sedikit, kau arahkan saya untuk berpikir lebih jauh. Jauh... sejauh kampung akhirat.

Pun setelah kami dikaruniai anak, kau mampu menerjemahkan peran “ayah” yang tertuang dalam Al-Quran. Kau tidak segan turun tangan mengasuh dan mendidik mereka. Kau ajari bahwa pernikahan adalah ibadah, dan ibadah adalah melakukan yang terbaik.

Hari ini, seperti hari-hari yang telah lalu. Saya kembali mensyukuri anugerah yang Allah berikan. Semoga Allah selalu memberikan kekuatan kepada saya untuk mendampingi suami saya, mendukung cita-citanya, mensupport kebutuhannya, menguatkan langkahnya, menjadi sahabat baginya. Ya Allah, Engkaulah sebaik-baik pemberi kekuatan.

1 Juni 2017,
Bunda Sofa
read more...

Keniscayaan Waktu

Disaat kita disibukkan oleh hari-hari kita yang panjang, ada waktu yang pasti berlalu. Waktu anak-anak kita tumbuh besar dengan hikmah yang didapatnya dark sekitar dan waktu orang tua kita yang semakin tua dengan harap & doanya.

read more...

Officially Doctor

Alhamdulillah, hari ini (11-12-13) secara kompetensi ilmu sudah lulus sebagai dokter :)

Bagi saya, ini suatu amanah besar dari YangMahaBesar dan YangMahaTinggi ilmuNya untuk mempertanggungjawabkan keilmuan saya.

Tidak dinafikan lagi, ilmu ini akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat..
Bagaimana kau pergunakan ilmumu?
Apa yang sudah kau hasilkan dengan ilmumu?
Seberapa banyak manfaat ilmu yang kau miliki?
Sudah berbuat apa (dengan ilmumu) untuk ummat?

Ya Rabb, kuatkan pundakku untuk selalu memanggul amanah ini di jalanMu
Kuatkan tekadku untuk menginfakan seluruh sisa hidup di jalanMu

Amin

NB : terima kasih atas segala support dan doanya kakak, dan sahabatku semua :)

read more...

Sebersit Syukur

Sahabatku
Hari ke hari kita lewati, mari kita bersyukur kepadaNya atas segala ketentuanNya..

Atas waktu yang telah berlalu,

Ya Allah, terima kasih engkau tidak memanggil nyawa kami saat kami terlupa menghadirkanmu di dalam hati

Ya Allah, terima kasih telah memberikan kepada kami kesempatan untuk terus memperbaiki kualitas iman, islam, dan ihsan..

-asy-syifaa-

read more...

Dialog Setan dengan Anaknya

Suatu hari seorang anak setan ingin berguru kepada ayahnya..

Anak Setan : Ayah, apa rahasianya selalu berhasil menyesatkan manusia?

Setan : hahaha.. Ada 2 senjata utamaku..

Pertama, dengan membisikkan kedengkian atau iri hati. Karena kedengkian kepada Adamlah aku berbuat jahat dan diusir menjadi setan

Kedua, melalui perasaan keinginan yang berlebihan terhadap sesuatu. Adam diusir dari surga karena keinginan yang berlebihan terhadap buah yang sebenarnya sudah dilarang Tuhan!

Aku selalu berhasil menjerumuskan manusia melalui dua hal itu!

Anak Setan : Wow! Ayah memang hebat!

Setan : Iya dong.
read more...

Menuju Tuhan

"Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya"
(Al-Insyiqaq : 6)

"Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang2 yang mendustakan, 
(yaitu) orang2 yang mendustakan hari pembalasan, 
dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa, 
yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata : "itu adalah dongengan orang2 yang dahulu". 
Sekali-kali tidak, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka. 
Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhan mereka."
(Al-Mutaffifin : 10-15)

Betapa ruginya! Orang-orang yang di hari akhir nanti tidak dapat bertemu dengan Tuhannya.

Dunia, dengan jalan membentang di hadapan mata, mengajak kita untuk "bekerja keras" menuju Tuhan.
Menuju Tuhan, menuju fitrah yang Ia tiupkan dalam diri kita.

Menuju Allah, menuju Ar-Rahman. Maka kita menuju kepada sifat-sifat pengasih.
Menuju Allah, menuju Ar-Rasyid.
Maka kita penuhi akal dengan kecerdasan & ilmu yang bermanfaat
Menuju Allah, menuju Al-Adl.
Maka keadilan yang mengisi sumsum kehidupan keseharian.
Menuju Allah, menuju fitrah sifat-sifatNya yang agung.
Sifat yang telah Ia "modalkan" dalam sanubari kita, Ia berikan ketenangan & kebahagiaan manakala kita mendekati sifat-sifat itu.

"Menuju Tuhan, maka pasti kamu akan menemuiNya"
read more...

Pintar-pintarlah Hidup

"Jangan mati-matian mencari hal-hal yang tak bisa dibawa mati" Emha Ainun Nadjib

Well, tulisan saya kali ini bertema : pintar-pintarlah hidup!
Pilih-pilihlah amal, amal yang terbaik yang bisa kita lakukan.

Pilih-pilihlah, yang paling Allah suka! Yang manfaatnya paling terasa :)

Pilih-pilihlah, yang terbawa terus sampai mati.

"Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, yaitu :

-sedekah jariyah
-ilmu yang bermanfaat
-anak saleh yang mendoakannya"
(HR. Muslim)

So, jelas "worth-it"nya meluangkan banyak waktu untuk anak kita. Karena itulah sepintar-pintar seorang wanita beramal. Semoga kelak, anak yang dididiknya menjadi anak yang shaleh, yang ingat kemudian serta merta mendoakan ayah ibunya :)

Ketika setiap ucapan seorang ibu bernilai ilmu-ilmu kehidupan, ketika perbuatan dan kebiasaan ibu menjadi teladan.

Alhamdulillah, dengan ini saja sudah mendapat dua point dari amal jariyah.

Pintar-pintarlah hidup. Pilihlah hidup yang pintar :D
read more...

Peringatan Semesta

"Al-Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus"
(At-Takwir:27-28)

Al-quran hanyalah peringatan, rambu-rambu bagi semesta.
Bagi siapa saja..
Bagi siapa, yang mau menempuh jalan yang lurus.

Selama ini, bingung mencari arah mau kemana, mau jadi apa, mau berkontribusi di bidang apa, mau menjadi orang seperti apa, mau memberi apa?
Jawabannya ada disana..
Peringatan dan rambu-rambunya ada disana.
Sudahkah kita mengaji & "mengkaji" Al-qur'an hari ini? :)
read more...

Preseverance

Tahukah anda apa makna dari preseverance? Yup, ketekunan.
Ada sebuah quote yang menarik hati saya, begini bunyinya :

"I do not think there is any other quality so essential to success of any kind as the quality of preseverance. It overcomes almost everything, even nature."
-John D. Rockefeller-

Kemudian saya menjadi semakin penasaran untuk mencari lebih jauh tentang preseverance ini, dalam beberapa penjelasan preseverance memiliki makna :
- commitment, hardwork, patience, endurance
- able to bear difficulties calmy and without complaint

Menarik ya, difficulties dan calmy menyatu dalam satu definisi. Mungkin ini juga yang dimaksud bahwa tekun itu bermodal kesabaran dan istiqomah.
Dalam Al-Qur'an pun Allah menyuruh kita untuk tekun,
"Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepadaNya dengan penuh ketekunan" (Al-Muzzammil : 8)

Yuk, mari menjaga ketekunan di dalam diri kita :):

read more...

Cannot be Seen or even Touch

The best and most beautiful things in the world cannot be seen or even touched. They must be felt with the heart.
-Helen Keller-

Mata kita terbatas, seluruh panca indera kita terbatas. Karen keterbatasan itulah kita tidak mampu menembus cahaya kemuliaan yang paling indah, An-Nur.
Lagi-lagi, bukan matamu yang buta tapi hati di dalam dada. (Al-Hajj : 46)

read more...

Keluarga Fahmi

Perkenalkan inilah keluarga kecil kami, Keluarga FAHMI

Sederhananya, Fahmi merupakan gabungan nama ayah dan bunda, Sofa dan Hilmi.
Namun lebih jauh dari itu, fahmi merupakan kata yang berasal dari kata "al-fahm" yang artinya "paham"

Mengapa? Karena, "Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya"

Besar cita-cita kami dalan menyusun nama ini, kami ingin menjadi keluarga yang paham seutuhnya tentang kehidupan, baik itu kehidupan berkeluarga, pendidikan anak, bahkan yang lebih utama yaitu paham bagaimana berislam dan menjalani hidup sebagai seorang muslim -sebenarbenarnya-.

FAHMI juga merupakan singkatan nilai-nilai yang dipegang teguh dalam keluarga :
Focus (Positif dan persisten dalam mengerjakan sesuatu)
Add value (Selalu memberikan nilai tambah dalam pekerjaan)
Honesty (Mengutamakan kejujuran di setiap aspek)
Mastery (Menjadi ahli di setiap peran dan amanah)
Integrity (Selaras dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan)

Alhamduillah, Allah telah mengaruniakan kami seorang anak laki-laki. Kamipun memberinya nama Fahmi agar nama sekaligus doa in melekat dalam kesehariannya.

Semoga Allah selalu membimbing kami agar semakin "paham" tentang why-we-exist? serta istiqomah dalam menjaga nilai-nilai dalam keluarga. Amiin.

read more...

Tentang Muhasabah

Why?
Karena kita hanya hidup sebentar di dunia ini. Dan innalillahi wa inna ilaihi rajiuun.
Dalam sebuah percakapan, antara Al-Fudhail (A) dengan si Fulan (F)
A : Sudah berapa lama kamu menjalani hidup?
F : Enam puluh tahun
A : Sudah enam puluh tahun Anda mengadakan perjalanan menuju Tuhanmu, dan sebentar lagi kamu akan sampai
F : Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun
A : Tahukah anda maksud ucapan innalillahi wa inna ilaihi rajiuun? Sesungguhnya barangsiapa yg mengetahui bahwa dirinya adalah hamba Allah dan akan kembali kepadaNya, maka hendaknya ia meyakini bahwa dirinya akan dihadapkan. Barangsiapa yang meyakini bahwa dirinya akan dihadapkan, maka hendaknya ia mengetahui bahwa dirinya akan ditanya, maka persiapkanlah jawaban terhadap pertanyaan itu.
F : Lalu bagaimana jalan keluarnya?
A : Mudah
F : Apa itu?
A : Kamu perbaiki amalmu sekarang, niscaya amalmu di masa lalu akan diampuni. Jangan memperburuk amalmu di masa sekarang, karena kamu akan diberi hukuman berdasarkan amal burukmu yang dulu dan yang sekarang. Dan amalan yang diperhatikan adalah amalan di akhir hayat.
Bagaimana caranya memperbaiki amal? Dengan muhasabah (mengoreksi diri dan menghitung-hitung kesalahan)
Bagaimana caranya?
Ibnul Qayyim menjelaskan caranya :
1. Melihat amalan fardhu, jika dilihatnya ada yang kurang, maka ia berusaha mengejarnya
2. Melihat larangan, jika dilihatnya bahwa dirinya mengerjakan larangan, maka ia tutupi dengan taubat dan amal shaleh
3. Melihat sikap lalai pada dirinya, maka disusul dengan dzikir dan mendekatkan diri kepada Allah
4. Melihat tindakan yang dilakukan anggota badan, ucapan oleh lisan, langkah oleh kaki, gerakan dan perbuatan oleh tangan, pandangan oleh mata, pendengaran oleh telinga.
Semangat memperbaiki diri yuk!
Semoga bermanfaat :)

read more...

REBRANDING : MotherGonnaBe-corner -- M3D (Mother-Muslimah-Medical Doctor)


Teman-teman, judul awal blog ini adalah MotherGonnaBe-corner, namun karena Allah sudah mengabulkan cita-cita pemilik blog untuk menjadi ibu, maka saya mengubah judul blog ini menjadi M3D (Mother-Muslimah-Medical Doctor).

Semoga semangat penggantian judul blog ini selaras dengan upaya saya untuk meningkatkan kualitas diri sesuai dengan amanah yang telah Allah berikan.

Selamat membaca!
read more...

I See The Light



dedicated to my lovely husband, Hilmi Sulaiman Rathomi :)

and at last I see the light.. and it's like the fog has lifted..
and at last I see the light.. and it's like the sky is new..
and it's warm and real and bright..
and the world has somehow shifted..
all at once everything looks different..
now that I see you..

(OST Tangled)

read more...

Daisypath Anniversary tickers