Dialog Setan dengan Anaknya

Suatu hari seorang anak setan ingin berguru kepada ayahnya..

Anak Setan : Ayah, apa rahasianya selalu berhasil menyesatkan manusia?

Setan : hahaha.. Ada 2 senjata utamaku..

Pertama, dengan membisikkan kedengkian atau iri hati. Karena kedengkian kepada Adamlah aku berbuat jahat dan diusir menjadi setan

Kedua, melalui perasaan keinginan yang berlebihan terhadap sesuatu. Adam diusir dari surga karena keinginan yang berlebihan terhadap buah yang sebenarnya sudah dilarang Tuhan!

Aku selalu berhasil menjerumuskan manusia melalui dua hal itu!

Anak Setan : Wow! Ayah memang hebat!

Setan : Iya dong.
read more...

Menuju Tuhan

"Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya"
(Al-Insyiqaq : 6)

"Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang2 yang mendustakan, 
(yaitu) orang2 yang mendustakan hari pembalasan, 
dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa, 
yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata : "itu adalah dongengan orang2 yang dahulu". 
Sekali-kali tidak, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka. 
Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhan mereka."
(Al-Mutaffifin : 10-15)

Betapa ruginya! Orang-orang yang di hari akhir nanti tidak dapat bertemu dengan Tuhannya.

Dunia, dengan jalan membentang di hadapan mata, mengajak kita untuk "bekerja keras" menuju Tuhan.
Menuju Tuhan, menuju fitrah yang Ia tiupkan dalam diri kita.

Menuju Allah, menuju Ar-Rahman. Maka kita menuju kepada sifat-sifat pengasih.
Menuju Allah, menuju Ar-Rasyid.
Maka kita penuhi akal dengan kecerdasan & ilmu yang bermanfaat
Menuju Allah, menuju Al-Adl.
Maka keadilan yang mengisi sumsum kehidupan keseharian.
Menuju Allah, menuju fitrah sifat-sifatNya yang agung.
Sifat yang telah Ia "modalkan" dalam sanubari kita, Ia berikan ketenangan & kebahagiaan manakala kita mendekati sifat-sifat itu.

"Menuju Tuhan, maka pasti kamu akan menemuiNya"
read more...

Pintar-pintarlah Hidup

"Jangan mati-matian mencari hal-hal yang tak bisa dibawa mati" Emha Ainun Nadjib

Well, tulisan saya kali ini bertema : pintar-pintarlah hidup!
Pilih-pilihlah amal, amal yang terbaik yang bisa kita lakukan.

Pilih-pilihlah, yang paling Allah suka! Yang manfaatnya paling terasa :)

Pilih-pilihlah, yang terbawa terus sampai mati.

"Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, yaitu :

-sedekah jariyah
-ilmu yang bermanfaat
-anak saleh yang mendoakannya"
(HR. Muslim)

So, jelas "worth-it"nya meluangkan banyak waktu untuk anak kita. Karena itulah sepintar-pintar seorang wanita beramal. Semoga kelak, anak yang dididiknya menjadi anak yang shaleh, yang ingat kemudian serta merta mendoakan ayah ibunya :)

Ketika setiap ucapan seorang ibu bernilai ilmu-ilmu kehidupan, ketika perbuatan dan kebiasaan ibu menjadi teladan.

Alhamdulillah, dengan ini saja sudah mendapat dua point dari amal jariyah.

Pintar-pintarlah hidup. Pilihlah hidup yang pintar :D
read more...

Peringatan Semesta

"Al-Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus"
(At-Takwir:27-28)

Al-quran hanyalah peringatan, rambu-rambu bagi semesta.
Bagi siapa saja..
Bagi siapa, yang mau menempuh jalan yang lurus.

Selama ini, bingung mencari arah mau kemana, mau jadi apa, mau berkontribusi di bidang apa, mau menjadi orang seperti apa, mau memberi apa?
Jawabannya ada disana..
Peringatan dan rambu-rambunya ada disana.
Sudahkah kita mengaji & "mengkaji" Al-qur'an hari ini? :)
read more...

Preseverance

Tahukah anda apa makna dari preseverance? Yup, ketekunan.
Ada sebuah quote yang menarik hati saya, begini bunyinya :

"I do not think there is any other quality so essential to success of any kind as the quality of preseverance. It overcomes almost everything, even nature."
-John D. Rockefeller-

Kemudian saya menjadi semakin penasaran untuk mencari lebih jauh tentang preseverance ini, dalam beberapa penjelasan preseverance memiliki makna :
- commitment, hardwork, patience, endurance
- able to bear difficulties calmy and without complaint

Menarik ya, difficulties dan calmy menyatu dalam satu definisi. Mungkin ini juga yang dimaksud bahwa tekun itu bermodal kesabaran dan istiqomah.
Dalam Al-Qur'an pun Allah menyuruh kita untuk tekun,
"Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepadaNya dengan penuh ketekunan" (Al-Muzzammil : 8)

Yuk, mari menjaga ketekunan di dalam diri kita :):

read more...

Cannot be Seen or even Touch

The best and most beautiful things in the world cannot be seen or even touched. They must be felt with the heart.
-Helen Keller-

Mata kita terbatas, seluruh panca indera kita terbatas. Karen keterbatasan itulah kita tidak mampu menembus cahaya kemuliaan yang paling indah, An-Nur.
Lagi-lagi, bukan matamu yang buta tapi hati di dalam dada. (Al-Hajj : 46)

read more...

Keluarga Fahmi

Perkenalkan inilah keluarga kecil kami, Keluarga FAHMI

Sederhananya, Fahmi merupakan gabungan nama ayah dan bunda, Sofa dan Hilmi.
Namun lebih jauh dari itu, fahmi merupakan kata yang berasal dari kata "al-fahm" yang artinya "paham"

Mengapa? Karena, "Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya"

Besar cita-cita kami dalan menyusun nama ini, kami ingin menjadi keluarga yang paham seutuhnya tentang kehidupan, baik itu kehidupan berkeluarga, pendidikan anak, bahkan yang lebih utama yaitu paham bagaimana berislam dan menjalani hidup sebagai seorang muslim -sebenarbenarnya-.

FAHMI juga merupakan singkatan nilai-nilai yang dipegang teguh dalam keluarga :
Focus (Positif dan persisten dalam mengerjakan sesuatu)
Add value (Selalu memberikan nilai tambah dalam pekerjaan)
Honesty (Mengutamakan kejujuran di setiap aspek)
Mastery (Menjadi ahli di setiap peran dan amanah)
Integrity (Selaras dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan)

Alhamduillah, Allah telah mengaruniakan kami seorang anak laki-laki. Kamipun memberinya nama Fahmi agar nama sekaligus doa in melekat dalam kesehariannya.

Semoga Allah selalu membimbing kami agar semakin "paham" tentang why-we-exist? serta istiqomah dalam menjaga nilai-nilai dalam keluarga. Amiin.

read more...

Tentang Muhasabah

Why?
Karena kita hanya hidup sebentar di dunia ini. Dan innalillahi wa inna ilaihi rajiuun.
Dalam sebuah percakapan, antara Al-Fudhail (A) dengan si Fulan (F)
A : Sudah berapa lama kamu menjalani hidup?
F : Enam puluh tahun
A : Sudah enam puluh tahun Anda mengadakan perjalanan menuju Tuhanmu, dan sebentar lagi kamu akan sampai
F : Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun
A : Tahukah anda maksud ucapan innalillahi wa inna ilaihi rajiuun? Sesungguhnya barangsiapa yg mengetahui bahwa dirinya adalah hamba Allah dan akan kembali kepadaNya, maka hendaknya ia meyakini bahwa dirinya akan dihadapkan. Barangsiapa yang meyakini bahwa dirinya akan dihadapkan, maka hendaknya ia mengetahui bahwa dirinya akan ditanya, maka persiapkanlah jawaban terhadap pertanyaan itu.
F : Lalu bagaimana jalan keluarnya?
A : Mudah
F : Apa itu?
A : Kamu perbaiki amalmu sekarang, niscaya amalmu di masa lalu akan diampuni. Jangan memperburuk amalmu di masa sekarang, karena kamu akan diberi hukuman berdasarkan amal burukmu yang dulu dan yang sekarang. Dan amalan yang diperhatikan adalah amalan di akhir hayat.
Bagaimana caranya memperbaiki amal? Dengan muhasabah (mengoreksi diri dan menghitung-hitung kesalahan)
Bagaimana caranya?
Ibnul Qayyim menjelaskan caranya :
1. Melihat amalan fardhu, jika dilihatnya ada yang kurang, maka ia berusaha mengejarnya
2. Melihat larangan, jika dilihatnya bahwa dirinya mengerjakan larangan, maka ia tutupi dengan taubat dan amal shaleh
3. Melihat sikap lalai pada dirinya, maka disusul dengan dzikir dan mendekatkan diri kepada Allah
4. Melihat tindakan yang dilakukan anggota badan, ucapan oleh lisan, langkah oleh kaki, gerakan dan perbuatan oleh tangan, pandangan oleh mata, pendengaran oleh telinga.
Semangat memperbaiki diri yuk!
Semoga bermanfaat :)

read more...

REBRANDING : MotherGonnaBe-corner -- M3D (Mother-Muslimah-Medical Doctor)


Teman-teman, judul awal blog ini adalah MotherGonnaBe-corner, namun karena Allah sudah mengabulkan cita-cita pemilik blog untuk menjadi ibu, maka saya mengubah judul blog ini menjadi M3D (Mother-Muslimah-Medical Doctor).

Semoga semangat penggantian judul blog ini selaras dengan upaya saya untuk meningkatkan kualitas diri sesuai dengan amanah yang telah Allah berikan.

Selamat membaca!
read more...

I See The Light



dedicated to my lovely husband, Hilmi Sulaiman Rathomi :)

and at last I see the light.. and it's like the fog has lifted..
and at last I see the light.. and it's like the sky is new..
and it's warm and real and bright..
and the world has somehow shifted..
all at once everything looks different..
now that I see you..

(OST Tangled)

read more...

Daisypath Anniversary tickers