Berdialog Dengan Waktu


Akan datang masanya bagi setiap wanita untuk berjalan, pelan-pelan..
Dari surganya yang lama menuju surga yang lain.
Dari senyum yang lama, menjadi simpul senyum yang lain.

Akan datang masanya, ketika ke-MahaKasihSayang-an Allah terejawantah dari sudut yang lain, dengan cara yang lain.
“Lain” yang terkadang membuatnya takut untuk berjalan lebih cepat, pelan-pelan saja. Ya, pelan-pelan.

Seringkali wanita berdialog dengan waktu..
Sang waktu seakan sulit untuk mengajaknya bercanda, “tinggal beberapa hari lagi, sayang, aku akan menemanimu, semampuku..”

..dan nanti, aku pun akan menemanimu merangkai hari-hari indah setelahnya..

Sang waktu tidak pernah berhenti mengajaknya berbincang, tentang betapa singkat dan berharga dirinya..

sayang, aku berjalan antara masa kecil dan masa tua, memberikan rentang bagi ragamu yang kuat dan sehat, untuk berkarya bagi ummat..

Maka wanita itu pun tersenyum dan mengangguk paham.. tidak perlu lagi bagi sang waktu untuk menjelaskan tugas utamanya sebagai wanita sekaligus hambaNya.

0 comments:

Daisypath Anniversary tickers